Archive for 06/21/13
Sebelumnya : Naruto Chapter 634
(Ditengah aksi 3 Sannin baru, Naruto Sakura, Sasuke, scene berpindah ke
tempat Oro dkk. yang telah tiba di medan pertarungan 5 Kage)
#Sementara itu, Orochimaru dan kawan-kawan....
(Melihat banyak siput, Katsuyu milik Tsunade, Suigetstu terlihat terkejut)
Suigetsu: "Ugh... Itu... Siputnya besar sekali... Aku tak bisa membayangkan seberapa bayak Garam yang dibutuhkan untuk memberantasnya"
(Ya, Suigetsu merasa jijik dengan siput sebesar itu. Seperti diketahui Garam bisa digunakan untuk mengatasi binatang siput)
Orochimari: (Menjelaskan) "Itu hanya sebagian kecil dari Katsuyu, dia telah di-Sumon dari Hutan Shikkotsu... Itu masih berukuran kecil..."
Suigetsu: (Heran) "Heeehh..."
Karin: "Kita disini mencari 5 Kage! Jangan mikirin Siputnya saja! Kau tak pernah mendengarkan apa yang dia (Orochimaru) katakan! Orochimaru-sama, mari kita teruskan sesuai rencana"
Orochimaru: "Apa kau merasa kesal kerena berada disini, jauh dari Sasuke-kun?"
Karin: (Kaget, Geram) "Apaaa! Nggak lah! Ayo cepat... Guigetsu idiot!!!"
Suigetsu: "Kenapa kau malah marah padaku! Ya ampun.. Siapapun... Tolong taburkan Garam ke siputnya!"
(Tak menghiraukan pertengkaran kedua muridnya itu, Orochimaru langsung bergegas melanjutkan pencarian)
Orochimaru: (Melompat) "Pertama cari Tsunade! Ayo pergi!"
(Mereka tiba disuatu tempat, yup Tsunade ketemu, ia sedang kerumuni banyak Katsuyu seukuran lengan manusia dewasa, dan didampingi satu Katsuyu ukuran besar)
Katsuyu Besar: (Kaget) "Tsunade-sama!"
(Melihat keadaan Tsunade yang keriput, Karin pun kaget)
Karin: "He..? Hokage terlihat seperti nenek sihir?"
Suigetsu: "Ugh.. Dia juga punya batang tubuh yang panjang..."
(Tubuh Tsunade terlihat terpotong dan disambung dengan banyak Katsuyu kecil tadi) Orochimaru: "Sepertinya kau sedikit memaksakan dirimu, Tsunade"
Tsunade: (Terengah-engah) "Orochimaru...?"
(Melihat Orochimaru yang mencurigakan, Katsuyu hendak menyerang, ia hendak menyemrotkan cairan dai mulutnya... Namun...)
Orochimaru: "Katsuyu, aku disini untuk merawat Godaime. Aku bukan musuh."
Katsuyu: "Aku tak punya alasan untuk mempercayaimu! Lagipula kau seharusnya sudah mati!"
Orochimaru: "Jika kau melihat gerakanku yang mencurigakan, kau boleh menyemprotlan cairan asam itu padaku..."
(Beberapa saat kemudian....)
Katsuyu: "Baiklah, aku percaya padamu..."
Orochimaru: "Kau lebih perhatian ketimbang Manda... Baiklah pertama-tama... Dimana kelima Kage yang lainnya?"
Katsuyu: "Mereka sedang dirawat di bagian tubuh kecilku. Mereka terluka parah"
#Sementara itu, Orochimaru dan kawan-kawan....
(Melihat banyak siput, Katsuyu milik Tsunade, Suigetstu terlihat terkejut)
Suigetsu: "Ugh... Itu... Siputnya besar sekali... Aku tak bisa membayangkan seberapa bayak Garam yang dibutuhkan untuk memberantasnya"
(Ya, Suigetsu merasa jijik dengan siput sebesar itu. Seperti diketahui Garam bisa digunakan untuk mengatasi binatang siput)
Orochimari: (Menjelaskan) "Itu hanya sebagian kecil dari Katsuyu, dia telah di-Sumon dari Hutan Shikkotsu... Itu masih berukuran kecil..."
Suigetsu: (Heran) "Heeehh..."
Karin: "Kita disini mencari 5 Kage! Jangan mikirin Siputnya saja! Kau tak pernah mendengarkan apa yang dia (Orochimaru) katakan! Orochimaru-sama, mari kita teruskan sesuai rencana"
Orochimaru: "Apa kau merasa kesal kerena berada disini, jauh dari Sasuke-kun?"
Karin: (Kaget, Geram) "Apaaa! Nggak lah! Ayo cepat... Guigetsu idiot!!!"
Suigetsu: "Kenapa kau malah marah padaku! Ya ampun.. Siapapun... Tolong taburkan Garam ke siputnya!"
(Tak menghiraukan pertengkaran kedua muridnya itu, Orochimaru langsung bergegas melanjutkan pencarian)
Orochimaru: (Melompat) "Pertama cari Tsunade! Ayo pergi!"
(Mereka tiba disuatu tempat, yup Tsunade ketemu, ia sedang kerumuni banyak Katsuyu seukuran lengan manusia dewasa, dan didampingi satu Katsuyu ukuran besar)
Katsuyu Besar: (Kaget) "Tsunade-sama!"
(Melihat keadaan Tsunade yang keriput, Karin pun kaget)
Karin: "He..? Hokage terlihat seperti nenek sihir?"
Suigetsu: "Ugh.. Dia juga punya batang tubuh yang panjang..."
(Tubuh Tsunade terlihat terpotong dan disambung dengan banyak Katsuyu kecil tadi) Orochimaru: "Sepertinya kau sedikit memaksakan dirimu, Tsunade"
Tsunade: (Terengah-engah) "Orochimaru...?"
(Melihat Orochimaru yang mencurigakan, Katsuyu hendak menyerang, ia hendak menyemrotkan cairan dai mulutnya... Namun...)
Orochimaru: "Katsuyu, aku disini untuk merawat Godaime. Aku bukan musuh."
Katsuyu: "Aku tak punya alasan untuk mempercayaimu! Lagipula kau seharusnya sudah mati!"
Orochimaru: "Jika kau melihat gerakanku yang mencurigakan, kau boleh menyemprotlan cairan asam itu padaku..."
(Beberapa saat kemudian....)
Katsuyu: "Baiklah, aku percaya padamu..."
Orochimaru: "Kau lebih perhatian ketimbang Manda... Baiklah pertama-tama... Dimana kelima Kage yang lainnya?"
Katsuyu: "Mereka sedang dirawat di bagian tubuh kecilku. Mereka terluka parah"
Orochimaru: "Katsuyu, bagaimana bisa penyembuhanmu lambat?"
Katsuyu: "Aku hanya bisa menggunakan tenagaku berdasarkan
kekuatan Byakugou Tsunade-sama, ia sedang lemah sekarang. Jadi aku juga
tak bisa menggunakan kekuatan penuhku."
Orochimaru: "Jadi begitu cara kerjanya. Yaaa... Benar juga. Seingatku aku tak pernah melihat Tsunade selemah itu"
Katsuyu: "Aku mencoba untuk membiarkan Kuchiyose-nya hilang dan fokus pada penyembuhannya, supaya bisa menghubungkan tubuh Tsunade lagi"
Orochimaru: "Suigetsu, satukan bagian tubuh atas dan bawah Tsunade."
Suigetsu: "Ehhh?? Tapi kan aku ahli dalam membelah, bukan menyambung!"
(Suigetsu pun akhirnya menyambungkan...)
Suigetsu: "Ukhh... Siput ini sangat licin dan menjijikan!"
Karin: "Jangan protes! Aku juga bisa bilang begitu padamu tahu! Malahan kau memiliki bentuk manusia, jadi lebih menjijikan dan aneh!"
Orochimaru: "Karin... Biarkan dia menggigitmu, biar sembuh..."
Karin: "Ehhhhhh??? Aku tak mau digigit oleh orang selain Sasuke!"
Suigetsu: "Ahhh.. Kau barusaja mengaku kau suka pada Sasuke!"
Karin: "Heee?"
Suigetsu: "Apalagi kalau nggak!"
Karin: "Haaaa??? Tidaaakkk! Mana mungkin aku suka Sasuke sialan
itu! Dia bahkan mencoba membunuhku dan rasanya sangat nikmat... Eh
bukannn! Bukan nikmat!"
Suigetsu: "Huh.. Kau sudah banyak gigitan sebelum dia kan?"
Karin: "Diam!! Sekarang aku hanya untuk dia!"
Suigetsu: "Jangan bohong dasar pembuat bekas gigitan palsu! Cara kerja tubuhmu itu kaya apa sih!? Kau lebih aneh dariku!"
Karin: (Geram) "Apa kau bilang!"
Orochimaru: "... Kalian berdua cepatlah. Kalian berdua itu aneh,
jadi jangan bertengkar. Jika tidak, akan kuikat kalian dengan ularku...
Masuk mulai mulut lalu keseluruh tubuh kalian!"
(Karin dan Suigetsu kaget, orochimaru malah menakuti dengan menunjukan segala keanehannya)
Karin: ["Kau si yang paling aneh disini!"]
Suigetsu: ["Jiwa dan ragamu itu tidak normal!']
(Karin dan Suigetsu pun menlakukan perintah Oro, Suigetsu menggabungkan
tubuh Tsunade, sedangkan Karin membiarkan lengannya digigit Tsunade.
Berlahan Tsunade terlihat kembali muda dan sembuh)
Karin: ["Jika dia tetap menghisap sebanyak itu, aku bisa jadi tua"]
Katsuyu: "Tsunade-sama, kau baik-baik saja sekarang!!"
Orochimaru: "Tsunade, kau harus berterimakasih padaku."
Tsunade: "... Mengapa kau lakukan ini setelah menghianati desa?"
Orochimaru: "Sekarang aku menemukan beberapa hobi. Dimasa lalu
aku ingin jadi angin yang menggerakan kincir angin. (Terbayang wajah
Sasuke) Tapi sekarang aku sadar untuk menunggu angin yang lain
menghembus. Aku tak ingin tersegel sebelum menikmati angin itu."
Tsunade: ".... Apa yang kau katakan sama sekali tak masuk akal. Tapi... Sepertinya kau telah berubah."
Orochimaru: (Terbayang Jiraiya) "Manusia berubah... Selain itu, atau dia mati sebelum melakukannya, dia mati seperti dirinya yang dulu."
Tsunade: "Orochimaru, jika kau berubah lebih cepat, Jiraiya akan hidup sekarang."
Orochimaru: "Jika begitu, mungkin dia akan berubah juga."
Tsunade: "..."
Orochimaru: "Seperti kita Sannin, segala sesuatu-nya tak berjalan
sesuai yang kita mau. Kita tak boleh jadi monoton selamanya. Sesuatu
akhirnya berubah. (Terbayang wajah Sasuke lagi) [Mungkin itulah mengapa
aku ingin melihat kemana Sasuke melangkah. Menunggu berlahan... Sampai
angin-nua berhembus]"
Tsunade: "Oh yaa.. Terimaksih sudah menyembuhkanku. Jadi apa kau tahu tentang perangnya?"
Orochimaru: "Tentu saja, itulah mengapa aku bekerja sama denganmu."
Katsuyu: "Aku akan laporkan situasinya!"
Tsunade: (Kaget) "!? Bagaiman bisa kau ada dimedan perang?"
Orochimaru: "Kami akan berangkat juga kalau begitu, kau harus fokus pada penyembuhan para Kage, Tsunade"
(Orochimaru pergi menyusul ke medan pertempuran, Tsunade yang sudah sehat wal afiat ditugaskan untuk menyembuhkan Kage lainnya)
(Scene kembali berpindah ke medan perang)
(Sai menghampiri Sakura yang sedang berada diatas Katsuyu)
Sai: (Dari belakang Sakura) "Sakura, boleh kan aku bertanya sesuatu?"
(Sepertinya pertanyaan Sai di-Skip, scene berpindah ke Naruto dan Sasuke)
Naruto: (Diatas Gamakichi) "Para Bijuu berada pada mahluk besar
itu juga! Ketika dia melemah, singkirkan api hitam itu! Kurama dan aku
akan mengeluarkan para Bijuu!"
(Namun Sasuke langsung menolaknya...)
Sasuke: (Diatas Aoda) "Tidak. Aku akan membakarnya."
Naruto: (Kesal) "...!"
Hashirama: (Dari bawah) "!!"
Ninja Alianasi 1: "Ayo terus!!"
Ninja Aliansi 2: "Sedikit lagi!"
Naruto: (Teriak) "Hey! Sasuke!"
Sasuke: ["Aku akan mengakhiri sistem yang gila ini! Dan membuat yang baru...]"
(Sasuke terkaget, ternyata Juubi mampu melepaskan bagian yang terbakar
itu, dengan ilmu membelah dirinya. Setelah semua apinya terpisah,
puluhan monster Juubi seukuran Gamakichi menyerang. Mereka kembali
beraksi. Sementara itu...)
Sai: "Karena aku tak mengenal dia... Aku bisa melihat dia lebih
Objektif. Aku tak bisa mempercayainya sebagai teman. Bagaimana
perasaanmu padanya Sakura?"
Sakura: "Tak apa-apa, Sasuke telah kembali! Aku senang dia kembali. Dan aku percayapadanya."
Sai: ["Kata-katamu mungkin tulus, tetapi... Aku tahu kalau senyummu itu palsu."]
(Sementara itu di tempat Ino-Shika-Cho... Shikamru seperti merasakan sesuatu)
Ino: "Apa yang terjadi Shikamaru?"
Shikamaru: "Tak ada."
(Scene kembali pindah ke Tsunade. Katsuyu barusaja selesai menjelaskan sesuatu pada Tsunade)
Katsuyu: "Dengan kata lain... Siyuasinya kompleks."
Tsunade: "Jika keadaannya seperti itu..."
(Jrenggg... ke-4 Kage lainyya sepertinya sudah sembuh)
Tsunade: "...kita harus bergegas juga"
Gaara: "Aku akan membawa kalian dengan pasirku, siapkan chakra kalian untuk nanti."
Raikage: "AKu tak tahu cerita yang lainnya, ceritakan padaku!"
Tsucikage: "Mari bicarakan di perjalanan."
Mei: "Ayo!"
(Scene terakhir pindah lagi ke tempat Obito dan Kakashi... Mengagetkan
Kakashi tertusuk dengan kunai/shuriken besar Obito, Obito sendiripun
tertembus oleh tangan raikiri Kakashi)
#Tertusuk!!
Bersambung ke Alur Cerita Naruto Chapter 636...
Sebelumnya : Naruto Chapter 633
(Tak
hanya tim 7, tim-tim lainnya pun mulai menunjukkan kekuatan mereka
masing-masing. Dan sebagai penutup, Naruto, Sasuke, dan Sakura
menggunakan suatu jutsu yang benar-benar mengejutkan. Mereka bertiga
mengeluarkan kuchiyose mereka masing-masing).
Naruto: (Bingung) "Uh.. um.. Kamu...??"
(Naruto merasa ada yang aneh, sepertinya hewan panggilannya itu tak sesuai dengan yang diharapkannya)
Naruto: (Teriak, sadar) "Gamakichi!!?"
Gamakichi: "Ayah sedang sibuk.. Jadi aku yang menggantikannya. Kau kaget ya??"
(Ternyata
bukannya Gamabunta yang terpanggil, melainkan Gamakichi yang sekarang
sudah tumbuh besar, hampir menyamai ayahnya, Gamabunta)
Naruto: "Bukan kaget salah panggil... Tapi kaget kau sekarang sudah besar sekali. Pertumbuhanmu bahkan lebih mengagetkan dari Akamaru!"
Gamakichi: "Kalian manusia memang mahluk lambat... Ngomong-ngomong, ada apa Naruto?"
Naruto: (menunjuk) "Okelah, Kau lihat mahluk besar didepan sana? Bisakah kau mendekatinya dengan satu lompatan saja?"
Gamakichi: "maksudmu yang paling besar itu kan?"
Ular Sasuke: "Sasuke-sama, apa yang bisa kubantu?"
Sasuke: "Tugasmu menyelinap meleati yang didepan itu... (Mangekyou Aktif/Difokuskan) Lalu akan ku urus tubuh yang aslinya..."
Katsuyu: "Sakura-chan, akhirnya kau bisa mengaktifkan segel Byakugou, Tsunade-sama pasti..."
(Belum selesai bicara, Sakura langsung memotong kata-kata Katsuyu)
Sakura: "Katsuyu-sama,
dengarkan aku... Tolong pecah tubuhmu menjadi bagian lebih kecil, lalu
merambatlah menuju setiap Ninja Aliansi... Kita harus membantu
memyembuhkan mereka"
(Minato dari kejauhan, melihat ketiga Ninja hebat itu, ia terlihat bangga melihat anaknya disana)
Minato: "Aku tak menyangka, bisa melihat Kuchiyose 'Kebuntuan' lagi..."
Hiruzen: "Hehe..." (Teringat ketiga muridnya dulu, Jiraiya, Orochimaru, Tsunade)
Hiruzen: (Memberi aba-aba) "[Generasi baru dimulai] Majulah!!!"
Sasuke: "Maju Aoda!"
Naruto: "Lompat Gamakichi!"
Sakura: "Ayo Katsuyu-sama!"
(Hembusan angin tercipta akibat pergerakan 3 Kuchiyose tadi)
Sai: (Terkena Hembuasn Angin) "Ugh! [Inikah kekuatan Tim 7 sebelumnya...]"
(Disana Jugoo juga memperhatikan.
Naruto, Sasuke, Sakura, mereka melakukan tugasnya masing-masing. Naruto
dengan kamakichi melompat melewati monster Kloning Juubi, Sasuke dengan
ularnya yang ternyata bernama Aoda menyelinap melalu Monster
Kloning juga, sedangkan Sakura berkonsentrasi mengendalikan Semua
Katsuyu yang terbagi menjadi banyak sekali bagian untuk membantu
pemulihan semua Ninja Aliansi)
(Swing.. Swing... Sasuke yang
berada di atas Aoda dengan cepat menebas Monster Kloning dengan
pedangnya. Whussshhh... Gamakichi dengan pisaunya dari atas menghalau
lemparan senjata Kloning Juubi)
Naruto: "Bagus Gamakichi... Tak hanya tambah besar, kau juga tambah hebat"
Gamakichi: "Tak masalah. Cepat dan lakukan segelnya! Aku akan melompat tepat disana!"
Naruto: "[Dia juga dapat suntikan semangat juga] Baiklah!"
(Sementara di tempat Ninja Aliansi)
Ninja 1: "Waaaa! Apa ini??"
Shizune: "Santai... Benda ini adalah Jutsu pemulihan Hokage ke-5"
Ninja 1: "!!!"
Katsuyu: (Merambat ke Ninja 1) "Jangan takut..."
Ninja 1: "Kekuatanku... Pulih!"
(Sakura terus melakukan segel
tangan dan terus berkonsentrasi, para Ninja Aliansi disembuhkan, luka
Sai menjadi cepat pulih, begitu juga dengan Ninja lainnya)
Shizune: "[Dia telah
mengaktifkan segel Byakugou, selain itu dia juga mampu mengendalikan
Katsuyu dengan baik... Sakura, kau memang gadis berbakat!]"
(Sementara itu Naruto dan Sasuke
sudah berada dedekat Juubi dan bersiap melancarkan serangan. Naruto dan
Gamakichi berada diatas melompat, dengan Naruto yang sudah siap
melemparkan Rasenshuriken Jumbo, sedangkan Sasuke diatas Aoda sudah
berada dalam Mode Susanoo, ia membidikan panah api hitamnya kearah
Rasenshuriken Naruto)
(Teman-teman Naruto yang melihat serangan tadi, menyemangati dalam hati)
Kiba: "[Ayo!]"
Shino: "[Lakukan!]"
Hinata: "[Lakukan yang terbaik!]"
Shikamaru: "[Tepat sasaran!]"
Chouji: "[Kalian pasti bisa!]"
Ino: "[Hancurkan!]"
Sakura: (Terharu, meneteskan air mata) "Bagus!"
(Naruto dan Sasuke melepaskan serangnya masing-masing)
Naruto: "Fuuton - Chou Oodama rasenshuriken!!"
Sasuke: "Enton - Susanoo Kagutsuchi!!"
(Serangan dilancarkan, dan mereka
berhasil. Rasenshuriken yang sudah dekat dengan tubuh juubi terkena
panah Enton Sasuke, menghasilkan hantaman Enton Super besar. Naruto
teringat saat latihan Elemen daengan Yamato bahwa, Hanya angin yang
dapat mengalahkan petir dan juga Elemen Angin juga bisa membuat Elemen
Api menjadi semakin kuat)
Juubi: "Guooooohhhhhhh"
(Juubi yang tak berdaya dalam kurungan segel Hashirama terlihat kesakitan terbakar api yang super dahsyat)
(Juubi yang tak berdaya dalam kurungan segel Hashirama terlihat kesakitan terbakar api yang super dahsyat)
Ninja 2: "Mereka mengenainya!"
Ninja 3: "Mereka benar-benar berhasil!"
Tobirama: (Terkesan) "[Aku
tak pernah melihat Kagetsuchi seperti ini, mereka menggabungkan Jurus
mereka dengan perbandingan chakra yang nyaris sama] Itu sulit... Bahkan
untuk pasangan yang berpengalaman."
Minato: "Shuriken seperti putaran angin dana panah yang lebih hitam dan mengkilat, kita bisa menyebutnya Shakutonkourin Shippu Shikokku no Ya Zeroshiki!" (Tersenyum)
Naruto: (Tersenyum) "Heehh..."
(naruto dan Sasukr mendarat)
Sasuke: "Bakar semuanya..."
(Semua orang melihat Juubi terbakar kesakitan, sementara itu Sai bertanya pada Juugo)
Sai: "Kau juga dengar apa yang dikatakan Sasuke kan? Apa tujuan di sebenarnya?"
Juugo: "Siap tahu..."
(Jreenngggg... Setelah itu orochimaru bersama Karin dan Juga Suigetsu datang)
Orochimaru: "Tidak dalam bentuk yang bagus... Tsunade"
Bersambung ke Naruto Chapter 635...
Sebelumnya : Naruto Chapter 632
=Team 7 masih berada dalam barrier dan kembali untuk bertarung!=
[Sasuke dan Naruto saling berprasangka]
Sasuke: (Jadi inilah Mode Kyuubi dengan chakra yang bisa dikendalikan...)
Naruto: (Sharingan barunya... api hitam...)
Minato: (Naruto... dia bahkan bisa mengubah elemen pada Rasengannya dengan baik...)
[Disamping itu, tim 8 siap untuk maju]
Kiba: Tim 8 akan maju juga!!! Kita tidak boleh kalah pada tim 7!!!!
Hinata: Ya!!
Kiba: Naruto! Jangan kira hanya kau saja yang bisa menggunakan teknik ini!! Kage Bunshin no Jutsu!
[Kiba membuat 1 bunshinnya, perkataan Kiba tadi membuat Naruto jengkel]
Naruto: Kau hanya bisa menambah satu!!! Dari dulu juga aku---
Kiba: Hanya karena aku menambah satu bukan berarti tiga kali lebih kuat, lihat ini!! Kemari Akamaru!!!
[Kiba dan bunshinnya naik ke punggung Akamaru]
Kiba: Kita akan maju menuju musuh!!!
Akamaru: Woof!
Kiba: Inuzuka-Ryu: Human Beast Mixture Transformation *Transformasi Penggabungan Manusia dan Hewan Buas*
Kiba: Cerberus!!!
[Kiba dan Akamaru bergabung dan membentuk anjing berkepala tiga]
Kiba: PPFFTTT... Lelucon Sasuke itu menjijikan... tapi itu bisa membangkitkan emosiku....
[Kemudian Kiba memulai serangannya dengan berguling-guling maju ke arah Clone Juubi]
Kiba: Tail Chaser's Spinning Fang!
[Putaran yang dilakukan oleh Kiba memotong semua yang ia lalui, disamping itu Shino juga melakukan sebuah serangan, dia memasukan serangga pada clone Juubi]
Shino: Giant Bug Summon! Leaf Warbler (Serangga Pemakan Daun)
[Serangga-serangga raksasa keluar dari tubuh clone Juubi]
Ino: Itu menjijikan!!! Kenapa harus itu!!!
Shino: Serangga raksasa yang dimunculkan, jika dia diberi jumlah chakra yang salah, dia akan memakan daging dan tumbuh denga cepat... dan mereka lahir melalui parasitistik adalah serangga yang paling keras...
[Di samping itu juga, Hinata tidak kalah untuk melakukan serangan, dia melakukan Juuken kepada clone Juubi]
Hinata: 2, 4, 8, 16, 32 Pukulan! (Seperti yang kukira, ini adalah hal yang paling bisa aku lakukan... dan dari situlah, membuat langkah yang besar tanpa rasa takut... itulah...)
[Hinata mengingat kembali flashback pada Kematian Neji dan ketika Hinata memegang tangan Naruto]
Hinata: (Itulah trik yang menghubungkan pada 64 pukulan!!) 64 Pukulan!!!
[Hinata tidak cukup sampai disitu, dia melakukan jutsunya lagi yang lebih hebat]
Hinata: (Naruto-kun selalu bekerja keras untuk maju, dan aku... selalu berada di sisinya...) Kali ini aku akan melakukan 64 Pukulan Hakke!! (Dan itulah alasan, untuk bergerak maju... walaupun hanya satu langkah]
[Hinata mulai serius menghadapi musuhnya, Inoshikacho juga tidak ingin kalah, mereka siap menyerang]
Ino: Kami, Tim Kombinasi Inoshikacho juga akan maju!!
Choji: Formasi E!
Shikamaru: Kita bahkan tidak terganggu ketika bersaing dulu, melihat kali ini bukan Ujian Chuunin... tapi sekarang adalah perang!!
[Shikamaru, Choji dan Ino melakukan jutsunya masing-masing]
Shikamaru: Kagemane no Jutsu!
Choji: Baika no Jutsu!
[Shikamaru mengarahkan bayangannya ke Choji, sedangkan Ino melakukan pendeteksian Chakra]
Ino: (25 keberadaan musuh aku rasakan... ok... KUNCI! Perception Transfer!)
[Ino menghubungkan tubuhnya kepada Choji dan Shikamaru untuk bisa merasakan keberadaan musu, setelah selesai mereka mulai melakukan serangan]
Choji: Human Bullet Yoyo!
[Choji berguling-guling dan diikat oleh bayangan milik Shikamaru, membuatnya menyerang seperti Yoyo]
[Beberapa musuh menyerang Ino dan Shikamaru dari belakang, namun keberadaan musuh dapat terdeteksi oleh Ino, dan Shikamaru langsung mengendalikan bayangannya yang mengikat Choji dan menghantam musuh yang berada dibelakang mereka]
Choji: Aku akan membesarkan lagi tubuhku, aku akan bertambah berat... tapi apakah kalian bisa mengatasinya?
Shikamaru: Yeah, sebenarnya masih ringan... ditambah lagi, itu akan membuat kita malu dan mereka bisa mengambil lampu sorot kita...
Ino: Kau ini bicara apa? Kau ini terobsesi dengan persaingan ini!!!
[Tidak kalah dengan Sai, dia muncul dari udara dan menuju Team 7]
Sai: Hei, sebenarnya aku juga bagian dari Tim 7!!
Naruto: Sai!
Sai: (Aku akan melakukans serangan dari udara kepada tubuh yang asli)
[Dari bawah, musuh menyerang Sai yang sedang terbang... Naruto, Sasuke dan Sakura merasa khawatir]
[Serangan musuh mengenai burung tinta Sai, dan membuat Sai terjatuh]
Naruto: SAI!!!
[Naruto berhasil menangkap Sai yang terjatuh dengan lengan chakra Kyuubi]
Naruto: Kau tidak apa-apa?!!
[Di tempat lain, para Shinobi aliansi mengeluh karena tubuh clone dari Juubi bertambah besar dan terus bertambah jumlahnya yang tidak berhenti menyerang mereka]
Hashirama: Ukuran mereka memang menjadi masalah...
[Sai memberitahukan cara mengalahkan Juubi]
Sai: Naruto... apakah kau masih bisa memberikan chakra kepada yang lain?
Naruto: Aku tidak bisa melakukannya sekarang, aku belum begitu banyak menyimpan chakra milik Kurama...
Sai: Kau harus menggali dan mengalahkan yang besar-besar terlebih dahulu dan lewati untuk bisa mengalahkan tubuh yang asli, itulah satu-satunya cara... itu mungkin tidak cukup dekat untuk sekali lompat... masih ada waktu untuk kami menepis serangan musuh dan melakukan beberapa jutsu... tapi kecuali kalau kau hanya memiliki chakra yang kurang, kau mungkin mengalami luka yang hebat... tim penyembuh tidak bisa melakukan penyembuhan...
[Sasuke, Naruto dan Sakura langsung akan melakukan Kuchiyose setelah mendengar kata-kata Sai]
Sasuke: Menggali tanah dan menggeliat cepat... tidak masalah...
Naruto: Dalam hal melompat dalam satu kali lompatan, aku mungkin harus menghindari serangannya, dia mungkin bisa...
Sakura: Aku siap saja untuk menyembuhkan banyak orang... tapi jika keadaanku tidak begini...
Mereka bertiga bersama-sama: Kuchiyose No Jutsu!
[Akhirnya hewan-hewan Kuchiyose milik mereka masing-masing datang ke medan perang, tak lain adalah Gamakichi, Ular dan Katsuyu]
Bersambung......
"Ayo maju, Sakura-chan, Sasuke!!" tekad Naruto semakin menggebu setelah anggota timnya yang lama terpisah telah kembali. "Ya!!" tekad Sakura pun telah bulat juga. Dan tentunya, Sasuke, "Yah!!" seru pemuda dari klan Uchiha tersebut.
"Bukankah ini terasa seperti nostalgia, Shikamaru?" ucap Ino. "Yah, bagaimanapun kita harus mengalahkan musuh yang ada di depan kita, jadi mau bagaimana lagi. Meski kurasa aku belum bisa mengakuinya." ucap Shikamaru.

"Sudah lama sekali ya sejak kita semua bersama, aku jadi teringat dengan
ujian Chuunin dulu." ucap Chouji. "Aku akan menjadi Hokage!!" ucap Kiba
juga. "Hei hei, apa kalian mendengarkanku!??"
Dari kejauhan, Juugo melihat ke arah Sasuke. "Sasuke... apa yang sedang kau pikirkan sekarang?" ucapnya dalam hati. "Yosshh!!!!" Naruto memberi aba-aba untuk maju. Namun, "Tunggu sebentar!!" ucap Hokage pertama.
"Itu lagi??" para shinobi tampak khawatir melihat Juubi mengeluarkan bijuudama raksasa seperti sebelumnya lagi. "Pendahulu, ayo bersiap!!" ucap Minato pada para Hokage pendahulunya. "Aku tahu!" ucap Hokage ketiga. "Ayo kita lihat..." Hokage kedua pun telah siap. Dan kemudian...
Booombb!!! Juubi melesatkan tembakkan itu. Namun, tembakkannya tertahan
oleh kurungan yang menahannya hingga kemudian meledak di dalam,
menciptakan ledakkan yang kemudian terlepas ke atas karena saking
kuatnya kurungan yang menahannya.
"Juubi sialan... rasakan itu!!" ucap Mifune. "Kurungan yang sungguh kuat... bahkan bisa menahan serangan seperti itu.." ucap kaget samurai di sebelahnya. "Ini bukanlah kurungan yang bisa dibuat dengan mudah." ucap Hokage pertama.
"W-wow!!" ucap kagum Naruto. "Hokage pertama dan yang lainnya benar-benar hebat!!" lanjutnya. "Sepertinya kemampuan mereka bukan sekedar omongan semata.." ucap Sasuke.
Hashirama kemudian menggunakan bunshin kayu, menciptakan beberapa bayangan dirinya dan kemudian menyebar ke empat penjuru kurungan. "Aku akan membukakan jalan di keempat sudut kurungan supaya kalian para shinobi bisa masuk ke sana!! Ikuti aku!!" perintah bunshin-bunshin Hashirama.
Tak hanya itu, Hashirama juga kemudian menciptakan segel Myoujinmon Fuutou, segel sejenis yang menahan kesepuluh ekor Juubi hanya saja ukurannya lebih besar untuk menahan kepala Juubi. Jadi, para shinobi nanti akan semakin mudah untuk menyerangnya.
"Baik, ayo maju!!" seru bunshin-bunshin Hashirama pada pasukan yang dipimpinnya. Tak hanya memimpin pasukan menuju ke dalam kurungan, salah satu bunshin lainnya bergerak menuju ke tempat Madara. "Baik, sekarang aku bisa melawanmu. Maaf sudah membuatmu lama menunggu, Madara.." ucap bunshin tersebut.
"Tidak.." ucap Madara dan kemudian duduk. "Bunshin itu membosankan.. aku akan menunggu sampai yang asli keluar." jelasnya. Tubuh asli Hashirama sama seperti keempat Hokage lainnya masih menahan segel kurungan empat sudut tersebut.
Bunshin-bunshin Hashirama membuat lubang di sisi kurungan agar para shinobi bisa masuk, dan kemudian ia membimbing semuanya untuk menuju ke dalam.
"Jangan takut!!!" seru Naruto pada shinobi-shinobi di belakangnya. Naruto berlari paling depan sekarang. Dan di hadapannya, tampak monster-monster kecil seukuran manusia yang tampaknya diciptakan oleh Juubi.
Naruto, Sasuke, dan yang lainnya menghadapi mereka, begitu juga dengan Sakura. Dan sambil bertarung, Sakura terus memikirkan hal tersebut. "Ya... saat ujian Chuunin, aku berpikir kalau aku adalah ninja yang hebat. Tapi, pada akhirnya aku selalu saja berjalan di belakang Sasuke dan Naruto. Mereka selalu bertarung, melindungiku..."
"Aku benci hal itu." ucap Sakura dalam hati. "Aku kemudian memutuskan kalau suatu hari nanti akulah yang akan menujukkan punggungku pada mereka. Suatu saat nanti, kalian akan melihat punggungku. Saat itu aku berjanji seperti itu. Tapi, Sasuke-kun dan Naruto selalu saja berada di depanku, terus maju..."
"Kemudian aku berpikir, pada akhirnya aku memang tak akan pernah meraih mereka. Mereka terlalu hebat, dan aku hanya bisa menyerah..."
Sakura kemudian teringat percakapannya dengan Tsunade dulu. "Ninja medis tak boleh mati!! Jadi mereka tak boleh pergi di depan yang lainnya.." ucap Sakura pada Tsunade waktu itu. Namun kemudian, Tsunade berkata, "Benar. Tapi, bukan berarti kau tak harus belajar bagaimana cara bertarung. Karena.. kau adalah muridku... Jadi kau akan mewarisi kekuatan Sannin.. dan... Sakura Haruno... kau juga merupakan murid dari Hokage kelima!!"
Sakura membuka mata dan kemudian tampak di dahinya tanda yang sama seperti tanda milik Tsunade.
"Sudah cukup... akhirnya sekarang aku bisa mengeluarkannya..." Sakura bersiap untuk memukul salah satu monster keluaran Juubi yang ada di hadapannya. Dan kemudian... Jbuaghhhh!!!!!!!! Sakura melesatkan pukulan yang begitu dahsyat hinga membuat tanah dan bebatuan di hadapannya muncrat ke udara.
"Kiba, tak akan ada yang mendengarmu. Kau itu aneh, hentikan." ucap
Shino. "Maknanya itu jauh lebih besar saat Sasuke yang mengatakannya."
lanjut Shino. "Ki-Kiba-kun, aku mendengarkanmu.." ucap Hinata. "Kita
semua ingin menjadi Hokage." lanjutnya.
"Yaah, ayo tunjukkan kekuatan kita pada mereka!!" sembilan shinobi dari angkatan genin yang sama telah siap dan akan segera menunjukkan kekuatan mereka.
"Yaah, ayo tunjukkan kekuatan kita pada mereka!!" sembilan shinobi dari angkatan genin yang sama telah siap dan akan segera menunjukkan kekuatan mereka.
Dari kejauhan, Juugo melihat ke arah Sasuke. "Sasuke... apa yang sedang kau pikirkan sekarang?" ucapnya dalam hati. "Yosshh!!!!" Naruto memberi aba-aba untuk maju. Namun, "Tunggu sebentar!!" ucap Hokage pertama.
"Itu lagi??" para shinobi tampak khawatir melihat Juubi mengeluarkan bijuudama raksasa seperti sebelumnya lagi. "Pendahulu, ayo bersiap!!" ucap Minato pada para Hokage pendahulunya. "Aku tahu!" ucap Hokage ketiga. "Ayo kita lihat..." Hokage kedua pun telah siap. Dan kemudian...
"Juubi sialan... rasakan itu!!" ucap Mifune. "Kurungan yang sungguh kuat... bahkan bisa menahan serangan seperti itu.." ucap kaget samurai di sebelahnya. "Ini bukanlah kurungan yang bisa dibuat dengan mudah." ucap Hokage pertama.
"W-wow!!" ucap kagum Naruto. "Hokage pertama dan yang lainnya benar-benar hebat!!" lanjutnya. "Sepertinya kemampuan mereka bukan sekedar omongan semata.." ucap Sasuke.
Hashirama kemudian menggunakan bunshin kayu, menciptakan beberapa bayangan dirinya dan kemudian menyebar ke empat penjuru kurungan. "Aku akan membukakan jalan di keempat sudut kurungan supaya kalian para shinobi bisa masuk ke sana!! Ikuti aku!!" perintah bunshin-bunshin Hashirama.
Tak hanya itu, Hashirama juga kemudian menciptakan segel Myoujinmon Fuutou, segel sejenis yang menahan kesepuluh ekor Juubi hanya saja ukurannya lebih besar untuk menahan kepala Juubi. Jadi, para shinobi nanti akan semakin mudah untuk menyerangnya.
"Baik, ayo maju!!" seru bunshin-bunshin Hashirama pada pasukan yang dipimpinnya. Tak hanya memimpin pasukan menuju ke dalam kurungan, salah satu bunshin lainnya bergerak menuju ke tempat Madara. "Baik, sekarang aku bisa melawanmu. Maaf sudah membuatmu lama menunggu, Madara.." ucap bunshin tersebut.
"Tidak.." ucap Madara dan kemudian duduk. "Bunshin itu membosankan.. aku akan menunggu sampai yang asli keluar." jelasnya. Tubuh asli Hashirama sama seperti keempat Hokage lainnya masih menahan segel kurungan empat sudut tersebut.
Bunshin-bunshin Hashirama membuat lubang di sisi kurungan agar para shinobi bisa masuk, dan kemudian ia membimbing semuanya untuk menuju ke dalam.
"Jangan takut!!!" seru Naruto pada shinobi-shinobi di belakangnya. Naruto berlari paling depan sekarang. Dan di hadapannya, tampak monster-monster kecil seukuran manusia yang tampaknya diciptakan oleh Juubi.
Naruto, Sasuke, dan yang lainnya menghadapi mereka, begitu juga dengan Sakura. Dan sambil bertarung, Sakura terus memikirkan hal tersebut. "Ya... saat ujian Chuunin, aku berpikir kalau aku adalah ninja yang hebat. Tapi, pada akhirnya aku selalu saja berjalan di belakang Sasuke dan Naruto. Mereka selalu bertarung, melindungiku..."
"Aku benci hal itu." ucap Sakura dalam hati. "Aku kemudian memutuskan kalau suatu hari nanti akulah yang akan menujukkan punggungku pada mereka. Suatu saat nanti, kalian akan melihat punggungku. Saat itu aku berjanji seperti itu. Tapi, Sasuke-kun dan Naruto selalu saja berada di depanku, terus maju..."
"Kemudian aku berpikir, pada akhirnya aku memang tak akan pernah meraih mereka. Mereka terlalu hebat, dan aku hanya bisa menyerah..."
Sakura kemudian teringat percakapannya dengan Tsunade dulu. "Ninja medis tak boleh mati!! Jadi mereka tak boleh pergi di depan yang lainnya.." ucap Sakura pada Tsunade waktu itu. Namun kemudian, Tsunade berkata, "Benar. Tapi, bukan berarti kau tak harus belajar bagaimana cara bertarung. Karena.. kau adalah muridku... Jadi kau akan mewarisi kekuatan Sannin.. dan... Sakura Haruno... kau juga merupakan murid dari Hokage kelima!!"
Sakura membuka mata dan kemudian tampak di dahinya tanda yang sama seperti tanda milik Tsunade.
"Sudah cukup... akhirnya sekarang aku bisa mengeluarkannya..." Sakura bersiap untuk memukul salah satu monster keluaran Juubi yang ada di hadapannya. Dan kemudian... Jbuaghhhh!!!!!!!! Sakura melesatkan pukulan yang begitu dahsyat hinga membuat tanah dan bebatuan di hadapannya muncrat ke udara.

"..." Naruto benar-benar kaget, dan kemudian memasang wajah takut.
"Aku.. aku tak akan pernah membuat Sakura-chan marah lagi.." ucapnya
dalam hati.
"Kekuatan monster apa itu tadi..." ucap hokage pertama.
"Mungkin yang itu lebih dahsyat dari Tsunade." lanjutnya.
"Dia telah menyimpan chakranya di satu titik selama tiga tahun." ucap Shizune dalam hati. "Sesuatu yang benar-benar butuh pengendalian chakra yang tepat. Bahkan aku pun tak akan bisa menggunakan jutsu Hyakugou seperti itu.." lanjutnya.
"Aku juga tak butuh menggunakannya untuk terlihat lebih muda." ucap Sakura. Sakura kini ada di depan. Dan ketika menghadap ke belakang, Naruto dan Sasuke ternyata tak mau kalah. Naruto telah berada di mode bijuu dan bersiap dengan jutsunya, "Fuuton : Rasenshuriken!!" dan begitu pula dengan Sasuke, "Enton : Kagutsuchi!!!"
"Gyaaaahhh!!!" monster-monster Juubi terbakar api hitam Sasuke. "Aku juga ada di sini, Sakura-chan!" ucap Naruto. "Jangan mengahalngi jalanku, Naruto.." ucap Sasuke. "Yah, kalau kalian sibuk bertarung, aku akan mengambil kursi Hokagenya.." ucap Sakura.
"Eeh? Sakura-chan juga??" Naruto, Sasuke, dan Sakura kini saling memunggungi masing-masing.
"Kali ini kita bertiga akan saling memunggungi!!" ucap Sakura.
"Kekuatan monster apa itu tadi..." ucap hokage pertama.
"Mungkin yang itu lebih dahsyat dari Tsunade." lanjutnya.
"Dia telah menyimpan chakranya di satu titik selama tiga tahun." ucap Shizune dalam hati. "Sesuatu yang benar-benar butuh pengendalian chakra yang tepat. Bahkan aku pun tak akan bisa menggunakan jutsu Hyakugou seperti itu.." lanjutnya.
"Aku juga tak butuh menggunakannya untuk terlihat lebih muda." ucap Sakura. Sakura kini ada di depan. Dan ketika menghadap ke belakang, Naruto dan Sasuke ternyata tak mau kalah. Naruto telah berada di mode bijuu dan bersiap dengan jutsunya, "Fuuton : Rasenshuriken!!" dan begitu pula dengan Sasuke, "Enton : Kagutsuchi!!!"
"Gyaaaahhh!!!" monster-monster Juubi terbakar api hitam Sasuke. "Aku juga ada di sini, Sakura-chan!" ucap Naruto. "Jangan mengahalngi jalanku, Naruto.." ucap Sasuke. "Yah, kalau kalian sibuk bertarung, aku akan mengambil kursi Hokagenya.." ucap Sakura.
"Eeh? Sakura-chan juga??" Naruto, Sasuke, dan Sakura kini saling memunggungi masing-masing.
"Kali ini kita bertiga akan saling memunggungi!!" ucap Sakura.
Bersambung ke Naruto Chapter 633
Sumber:Beelzeta














